Press "Enter" to skip to content

Topologi Jaringan Komputer: Pengertian dan Jenis-jenisnya

Topologi Jaringan Komputer – Apa itu topologi jaringan? Ada berapa macam topologi jaringan yang ada? Apa saja kelebihan dan kekurangan tiap-tiap topologi tersebut? Temukan semua jawabannya di sini. Silakan gunakan daftar isi di bawah untuk langsung ke topik yang kalian tuju. Tks.


Topologi merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan ketika kalian ingin membangun sebuah jaringan komputer. Sebab, topologi akan memengaruhi efisiensi dari penggunaan sumber daya yang ada.

Pemilihan topologi jaringan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Baik itu dari tata letak ruangan, banyaknya perangkat jaringan yang terhubung, dan tentunya budget.

Di artikel ini akan kami bahas macam-macam topologi jaringan komputer beserta kelebihan dan kekurangannya, sehingga kalian bisa memutuskan kira-kira topologi mana yang cocok diterapkan di tempat kalian.

Pengertian Topologi Jaringan Komputer

Secara istilah, topologi jaringan komputer merupakan sebuah cara, metoda, atau model yang diterapkan dalam menghubungkan satu perangkat jaringan ke perangkat yang lain, sehingga perangkat-perangkat tersebut saling terkoneksi satu sama lainnya.

Tujuan utama dari topologi jaringan adalah untuk efisiensi sumber daya, dalam praktik pertukaran data dan informasi antar komputer yang berada dalam jaringan tersebut.

Topologi jaringan komputer sering diterapkan di perusahaan-perusahaan, lembaga, institusi, kampus, atau kantor-kantor yang memiliki banyak pegawai.

Macam-macam Topologi Jaringan

Pemilihan topologi jaringan dipengaruhi oleh banyak hal, di antaranya tata letak ruangan, jumlah perangkat jaringan yang terhubung, kebutuhan pengguna, dll. Untuk itu, kami tuliskan di bawah macam-macam topologi jaringan, sehingga kalian bisa menyesuaikan dengan keperluan masing-masing.

1. Topologi Ring

topologi jaringan komputer ring
topologi jaringan komputer ring

Topologi ring merupakan model jaringan yang sering digunakan di perusahaan atau kantor. Seperti namanya, topologi ini menghubungkan antara komputer yang satu dengan yang lain dengan rangkaian seperti sebuah lingkaran.

Topologi cincin merupakan jaringan tertutup. Sehingga, setiap komputer harus dihubungkan secara seri satu sama lain. Topologi ini dibuat dengan tujuan agar semua komputer yang ada dalam jaringan bisa saling bertukar informasi dan berinteraksi dalam keadaan dekat atau jauh.

Secara umum, tipe topologi ini hanya menggunakan LAN card, kabel UTP, dan patch cable yang dirangkai membentuk lingkaran sederhana, dengan beberapa node yang disusun secara seri. Dalam topologi ring, laju data hanya berjalan satu arah sehingga mustahil terjadi tabrakan data.

Cara kerja topologi jaringan ring bisa dijabarkan sebagai berikut:

  • Setiap node pada sentral mempunyai sekitar dua penguat sinyal. Sehingga setiap komputer yang terhubung, punya fungsi untuk menerima dan meneruskan sinyal tersebut, hingga paket data yang dikirim dari komputer asal bisa sampai di komputer tujuan.
  • Proses pengiriman dan penerusan sinyal dibantu oleh sebuah perangkat bernama token.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Ring

Selayaknya sistem buatan manusia, pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapanya.

Kelebihan topologi ring:

  • Mudah dirancang dan direncanakan.
  • Proses instalasi mudah dan murah.
  • Hemat penggunaan kabel.
  • Kecepatan transmisi data cenderung cepat.
  • Tidak akan terjadi collision atau tabrakan data karena aliran berjalan satu arah.

Kekurangan topologi ring:

  • Jika ada kerusakan di salah satu node, maka keseluruhan jaringan akan lumpuh.
  • Kecepatan transmisi data ditentukan dari banyaknya node dalam jaringan.
  • Jarak antar node memengaruhi kekuatan sinyal.
  • Penambahan atau pengurangan perangkat jaringan dalam sistem akan memengaruhi keseluruhan jaringan.

2. Topologi Star

topologi jaringan komputer star
topologi jaringan komputer star

Berikutnya ada topologi star atau topologi bintang. Secara istilah, topologi star adalah sebuah sistem atau model jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan yang lain, melalui sebuah perangkat jaringan yang terletak di pusat sistem.

Banyak perusahaan yang juga memakai topologi star di tempat mereka. Secara garis besar, topologi ini bekerja dengan melewatkan data melalui satu perangkat pusat yang terhubung ke semua komputer yang ada dalam jaringan tersebut.

Artinya, segala aktivitas pertukaran data pasti akan ditangani oleh perangkat pusat tersebut. Dalam ilmu teknologi informasi, perangkat pusat dinamakan stasiun primer; sedangkat node atau komputer-komputer yang terhubung disebut sebagai stasiun sekunder

Berikut adalah cara kerja topologi star:

  • Setiap node atau komputer, terhubung dengan perangkat jaringan pusat.
  • Node atau komputer yang terhubung ke pusat biasanya memakai kabel UTP.
  • Perangkat jaringan pusat biasanya memakai hub atau switch.
  • Paket data yang dikirim dari komputer asal akan ditransmisikan ke perangkat jaringan pusat, kemudian diteruskan ke komputer tujuan.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Star

Kelebihan topologi star:

  • Mudah direncanakan dan dirancang.
  • Mempunyai fleksibilitas tinggi dalam penambahan dan pengurangan komputer.
  • Proses penambahan atau pengurangan komputer tidak mengganggu keseluruhan jaringan.
  • Lebih mudah dalam mengidentifikasi kerusakan dan memperbaikinya.
  • Jika satu node rusak, tidak memengaruhi node yang lain.

Kekurangan topologi star:

  • Perangkat jaringan pusat menjadi nyawa utama yang menjadi penentu keberlangsungan seluruh sistem.
  • Kerusakan pada perangkat jaringan pusat akan melumpuhkan seluruh jaringan.
  • Semakin banyak node yang terhubung, kerja perangkat jaringan pusat akan semakin berat.
  • Membutuhkan lebih banyak kabel karena setiap node harus terhubung ke perangkat jaringan pusat, meskipun antar satu komputer dengan komputer lain letaknya berdekatan.

3. Topologi Tree

topologi jaringan komputer tree
topologi jaringan komputer tree

Dinamakan tree karena model dari topologi ini menyerupai pohon yang mempunyai batang, cabang, dan ranting. Topologi tree merupakan gabungan dari topologi bus dan star, di mana topologi bus berperan sebagai jalur utama yang menghubungkan dua atau lebih topologi star dalam jaringan.

Topologi tree sangat cocok diterapkan jika terdapat banyak sekali komputer yang terhubung. Terutama perusahaan besar yang memiliki beberapa ruangan dan divisi yang tersekat tembok-tembok.

Cara kerja topologi tree bisa dijabarkan sebagai berikut:

  • Setiap komputer dalam satu ruangan terhubung pada satu perangkat hub atau switch.
  • Hub atau switch di satu ruangan, terhubung dengan hub atau switch di ruangan lainnya menggunakan sebuah kabel UTP.
  • Paket data yang dikirim dari komputer asal akan diterima, diolah, dan diteruskan oleh hub atau switch hingga sampai ke komputer tujuan.

Kelebihan dan Kekurangan topologi tree

Kelebihan topologi tree:

  • Cocok untuk jaringan berskala menengah dan besar, yang memiliki banyak komputer dan ruangan.
  • Pengembangan jaringan bisa dilakukan dengan mudah.
  • Jika salah satu stasiun sekunder (topologi star) mengalami gangguan, tidak akan mengganggu stasiun primer dan stasiun sekunder yang lainnya.
  • Arus informasi dilakukan secara point to point.

Kekurangan topologi tree:

  • Keberlangsungan jaringan bergantung pada kabel penghubung utama yang menghubungkan antar stasiun sekunder.
  • Peran hub atau switch di stasiun sekunder cukup penting.
  • Sistem hierarki menjadikan jaringan yang berada pada tingkat paling bawah, terpengaruh dengan kerusakan yang berada pada jaringan di atasnya.
  • Perawatan cenderung sulit untuk dilakukan.
  • Biaya instalasi tidak murah.
  • Mempunyai kemungkinan terjadinya collision atau tabrakan data di jalur utama.

4. Topologi Mesh

topologi jaringan komputer mesh
topologi jaringan komputer mesh

Topologi jaringan mesh atau jala merupakan sebuah model jaringan yang menghubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya secara langsung alias tanpa perantara sama sekali. Hal ini membuat topologi mesh disebut juga sebagai dedicated link.

Secara umum, topologi ini digunakan pada jaringan yang memiliki perangkat komputer sedikit. Topologi jaringan mesh bisa meningkatkan kecepatan transmisi data karena langsung dikirim ke komputer tujuan tanpa perantara seperti pada topologi ring, star, apalagi tree.

Ciri topologi mesh yang paling terlihat adalah banyaknya penggunaan kabel, karena satu komputer akan terhubung ke dua atau lebih komputer secara langsung. Oleh karena itu, satu komputer pasti memiliki lebih dari satu port I/O dengan konfigurasi yang berbeda-beda.

Cara kerja topologi mesh sangat sederhana. Paket data dari komputer asal akan dikirimkan langsung ke komputer tujuan secara langsung tanpa perantara perangkat lain (hanya kabel).

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Mesh

Kelebihan topologi mesh:

  • Transmisi data atau pengiriman paket data sangat cepat karena ditransfer tanpa melalui perantara.
  • Kerusakan salah satu komputer tidak akan memengaruhi komputer yang lainnya.
  • Keamanan data lebih terjamin dibandingkan dengan jenis topologi lainnya.
  • Mudah mengidentifikasi kerusakan jika terjadi gangguan dalam jaringan.

Kekurangan topologi mesh:

  • Menggunakan banyak kabel dan porti I/O.
  • Proses instalasi jaringan cenderung sulit.
  • Terlihat tidak estetis alias tidak rapi.
  • Proses konfigurasi memakan waktu lama.
  • Penambahan perangkat komputer sulit dilakukan.

5. Topologi Hybrid

topologi hybrid
topologi jaringan komputer hybrid

Topologi hybrid merupakan topologi yang menggabungkan dua atau lebih jenis topologi yang berbeda. Hampir mirip dengan topologi tree hanya saja, topologi hybrid lebih fleksibel dalam hal jalur utama; bisa ada, bisa tidak.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Hybrid

Kelebihan topologi hybrid:

  • Fleksibel karena memadukan berbagai macam topologi tanpa perlu melakukan perombakan menyeluruh.
  • Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
  • Kecepatan jaringan cukup stabil.

Kekurangan topologi hybrid:

  • Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi tinggi karena skema topologi cukup rumit.
  • Instalasi jaringan cenderung sulit.
  • Membutuhkan perangkat jaringan yang banyak.

6. Topologi Linear

topologi jaringan komputer bus linear
topologi jaringan komputer bus linear

Topologi jaringan linear dikenal juga dengan topologi runut. Komputer yang berada dalam jaringan dengan topologi ini disusun dengan urut, menggunakan kabel utama yang dihubungkan pada setiap titik yang terdapat dalam komputer.

Ciri utama dari topologi ini yaitu memiliki skema yang serupa dengan topologi bus, menggunakan konektor BNC, serta kabel RJ 58.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Linear

Keleihan topologi linear:

  • Skema jaringan sederhana dan mudah untuk instalasi.
  • Mudah dalam hal pengembangan jaringan.
  • Efisien dalam pemakaian kabel sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi rendah.
  • Proses penambahan atau pengurangan perangkat tidak menggangu sistem yang sedang berjalan.

Kekurangan topologi linear:

  • Potensi terjadinya tabrakan data cukup tinggi, karena itu topologi ini hanya cocok digunakan pada jaringan berskala kecil.
  • Keamanan data kurang terjamin.
  • Wajib menggunakan repeater untuk koneksi jarak jauh, dan terminator sebagai ujung jaringan.
  • Rusaknya kabel penghubung utama akan memengaruhi keseluruhan jaringan.
  • Sulit mendeteksi kerusakan jika ada masalah.

7. Topologi Peer to Peer

topologi jaringan komputer peer to peer

Topologi peer to peer merupakan topologi jaringan komputer paling sederhana, karena hanya menghubungkan dua komputer saja dengan seutas kabel. Setiap komputer dalam topologi ini dapat saling bertukar data dan informasi tanpa adanya server. Keduanya bisa menjadi client dan server secara bergantian.

Kelebihan dan Kekurangan Topologi Peer to Peer

Kelebihan topologi peer to peer:

  • Komunikasi cepat karena tanpa tambahan perangkat perantara.
  • Instalasi mudah dan murah.

Kekurangan topologi peer to peer:

  • Jaringan tidak bisa dikembangkan. Hanya dua komputer saja.
  • Proses transfer data tergantung pada komputer yang digunakan, jika komputer rusak maka akan mengganggu proses arus data.
  • Keamanan kurang terjamin.

Akhir Kata

Demikian. Itulah jenis-jenis topologi jaringan komputer yang ada, beserta pengertian, kelebihan dan kekurangan, serta karakteristiknya. Sebagian topologi di atas masih diterapkan dan sebagian yang lain sudah ditinggalkan. Apalagi sekarang ada jaringan wireless yang cenderung lebih mudah dalam segi instalasi dan murah dalam biaya. Ya … meskipun tetap memiliki kekurangan.

Terakhir, jika ada pertanyaan silakan tuliskan saja di kolom komentar. Kalau kami tahu jawabannya pasti akan kami jawab.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *